Minggu, 09 September 2012

Manfaat di Balik Daun Gedi


Tanaman Gedi bernama ilmiah Abelmoschus manihot, yang berasal dari suku Malvaceae, yitu suku yang sama dengan tanaman kembang sepatu. Tanaman ini berasal dari Cina, yang kemudian menyebar ke kawasan India dan negara lain di Asia. Tingginya bisa mencapai 1,2 sampai 1,8 meter. Jika sudah tua pohon ini akan berambut. Daunnya berwarna hijau gela dengan bentuk menjari mirip daun singkong. Bunganya berwarna putih kuning cerah, dengan bentuk mirip bunga waru. 
Adapun khasiat dari daun tanaman gedi sebagai berikut:
Daun gedi bisa di manfaatkan untuk penyembuhan bermacam keluhan. Penduduk di kawasan Afrika bisa menggunakan daun gedi untuk mengatasi demam, rasa sakit dan pembengkakan pada gangguan rematik, hemoroid dan abses. Hasil riset menunjukan bahwa senyawa golongan polifenol dan flavonoid di dalamnya bisa mengatasi keluhan tersebut. 
Pengguna ekstrak daun gedi secara rutin dan berkala, bisa menekan keluhan yang timbul. Oleh sebab itu peran tanaman gedi untuk menyembuhkan penyakit yang di sertai pembengkakan dapat di pertimbangkan.
1. Mengatasi gangguan kejang dan depresi
Di dalam daun gedi terdapat kandungan alkohol. Dari hasil penelitian di ketahui bahwa ekstrak bahan ini bisa mencegah kematian tikus percobaan akibat serangan kejang. Hasil tersebut menguatkan pemakaian ekstrak bunga gedi untuk mengatasi kejang akibat epilepsi, sebagai obat anti depresi dan melindungi saraf otak. Melalui pemeriksaan lebih lanjut terhadap bagian otak tikus percobaan, di jumpai delapan senyawa golongan flavonoid yang aktif. Karena kandunga flavonoid itulah, ekstrak bunga gedi banyak di pakai untuk mengobati diabetes dan gangguan ginjal.
2. Mencegah Osteoporosis
Gangguan osteoporosis biasanya  di alami wanita pasca menopause, akibat menurunnya kadar hormon estrogen. Untuk mengantisipasi dokter akan menganjurkan terapi suli hormon sebagai pengganti hormon alamiah yang berkurang.Namun pemakaian bahan dari alam merupakan alternatif yang lebih di sukai. Misalnya kacang kedelai. Sebuah penelitian terhadap manfaat daun gedi dalam mencegah osteoporosis ternyata juga menunjukan hasil mencengangkan. Sebuah percobaan menggunakan tikus betina yang sudah di angkat indung telornya. Tikus itu selanjutnya di beri daun gedi sebagai campuran makanan, dalam berbagai dosis selama waktu tertentu. Hasilnya ternyata ada perbaikan kepadatan tulang. Sehingga ini berarti pengeroposan dapat di kendalikan. Peningkatan kepadatan tulang juga terbukti sebanding dengan peningkatan dosis daun yang di berikan.
 Ambil 7 lembar daun bila atau maja dan rebus dengan 1 cangkir air sampai mendidih. Setelah itu minum 3 kali sehari pada pagi dan malam hari.
Dengan di sayur juga bisa koq atau juga dibuat jadi bubur manado..selamat mencoba yah....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar